10 April 2026 Knowlegde

Cara Perawatan Batik Jambi

1. Mencuci Batik dengan Tepat

  • Pilih Bahan Pencuci yang Tepat: Hindari deterjen biasa karena kandungan kimianya yang keras dapat merusak serat dan memudarkan warna batik, terutama batik tulis dengan pewarna alami. Gunakan sabun khusus batik yang lembut atau bahan alami seperti lerak. Jika sulit menemukannya, sampo rambut yang lembut bisa menjadi alternatif.
  • Cuci dengan Tangan: Ini adalah cara terbaik untuk mencuci batik. Kucek dengan lembut, terutama di bagian yang kotor. Hindari penggunaan sikat dan jangan memeras batik terlalu kuat, cukup remas-remas perlahan.
  • Mencuci dengan Mesin Cuci: Jika harus menggunakan mesin cuci, pastikan Anda menggunakan mode putaran yang paling lembut ("delicate" atau "handwash"). Masukkan batik ke dalam kantong cuci (laundry bag) untuk melindunginya dari gesekan dengan pakaian lain atau resleting.

2. Mengeringkan dan Menyetrika

  • Jemur di Tempat Teduh: Sinar matahari langsung adalah musuh utama batik karena dapat membuat warnanya cepat pudar. Jemurlah batik di tempat yang teduh, cukup diangin-anginkan hingga kering.
  • Hindari Setrika Langsung: Baliklah kain batik saat menyetrika, yaitu setrika bagian dalam kain. Jika tetap ingin menyetrika bagian luar, gunakan selembar kain tipis sebagai alas. Setel suhu setrika ke tingkat paling rendah atau sedang agar tidak merusak serat kain.

3. Menyimpan Batik

  • Gantung, Jangan Dilipat: Melipat batik terlalu lama dapat meninggalkan bekas lipatan yang sulit dihilangkan dan merusak serat kain. Gantunglah batik di dalam lemari.
  • Gunakan Bahan Alami: Hindari menggunakan kamper atau kapur barus karena kandungan kimianya juga bisa merusak warna batik. Sebagai gantinya, Anda bisa meletakkan beberapa butir lada putih atau akar wangi yang dibungkus kain tipis di dalam lemari untuk mengusir serangga.
  • Pastikan Kering Sempurna: Sebelum disimpan, pastikan batik benar-benar kering. Menyimpan batik dalam keadaan lembap akan membuatnya berjamur dan berbau tidak sedap.

Dengan mengikuti tips ini, Anda bisa menjaga koleksi batik Anda tetap awet dan indah selama bertahun-tahun.


Artikel Terkait

Batik Jambi Berkah Hadirkan Sentuhan Elegan dalam Halal Bihalal Masyarakat Perantauan Se-Sumbagsel

Batik Jambi Berkah Hadirkan Sentuhan Elegan dalam Halal Bihalal Masyarakat Perantauan Se-Sumbagsel

PALEMBANG — Batik Jambi Berkah turut menjadi bagian dari momen Halal Bihalal Masyarakat Perantauan Se-Sumbagsel yang diselenggarakan di Kota Palembang pada 26 April 2026.Dalam kesempatan tersebut, Batik Jambi Berkah membawa karya desainer Rifda Rusli, yang lebih dikenal dengan nama Rifdatul Khoiro. Koleksi yang ditampilkan mengangkat perpaduan ecoprint dan batik khas Jambi yang dikemas dalam desain kekinian dan elegan.Sentuhan ecoprint memberikan karakter alami pada setiap busana, sementara unsur batik khas Jambi tetap menjadi identitas utama yang memperkuat nilai budaya dalam karya. Perpaduan tersebut menghasilkan tampilan yang modern tanpa meninggalkan akar tradisi Jambi.Kehadiran koleksi ini menjadi salah satu cara untuk memperkenalkan kekayaan budaya Jambi melalui fesyen yang lebih dekat dengan perkembangan gaya masa kini. Bersama Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jambi, Batik Jambi Berkah turut membawa karya lokal ke ruang yang lebih luas.Melalui karya Rifdatul Khoiro, batik dan ecoprint Jambi hadir dalam wajah baru—kekinian, elegan, dan tetap membawa cerita tentang identitas budaya Jambi.

Rifdatul Khoiro Hadirkan Koleksi Batik Jambi Prada di Festival Batanghari 2026

Rifdatul Khoiro Hadirkan Koleksi Batik Jambi Prada di Festival Batanghari 2026

Desainer lokal Rifdatul Khoiro turut mempersembahkan karya terbarunya dalam rangkaian Festival Batanghari 2026. Koleksi tersebut mengangkat keindahan Batik Jambi Prada yang ditampilkan pada malam perayaan festival.Menghadirkan perpaduan karakter Batik Jambi dengan sentuhan prada, koleksi ini memberikan nuansa elegan sekaligus tetap mempertahankan identitas budaya Jambi. Kilau prada menjadi aksen yang memperkuat karakter kain dan menghadirkan interpretasi baru dalam busana.Kehadiran karya Rifdatul menjadi salah satu bentuk eksplorasi kreatif dalam memperkenalkan Batik Jambi melalui dunia fesyen. Hal ini sejalan dengan semangat Festival Batanghari 2026 yang mengangkat sejarah, budaya, serta potensi ekonomi kreatif Jambi. Festival tahun ini mengusung tema “Jejak Jalur Perdagangan Rempah di Sungai Batanghari” dan turut menghadirkan pameran batik khas Jambi serta berbagai produk ekonomi kreatif.Melalui koleksi Batik Jambi Prada tersebut, Rifdatul Khoiro menunjukkan bahwa warisan budaya dapat terus berkembang melalui kreativitas dan desain yang relevan dengan perkembangan zaman.

Cintai Produk Jambi, Ratu Munawarah Sambangi Batik Jambi Berkah

Cintai Produk Jambi, Ratu Munawarah Sambangi Batik Jambi Berkah

Kandidat Calon Wakil Gubernur Ratu Munawarah benar-benar memiliki perhatian khusus terhadap produk lokal Jambi. Ini terlihat dari kunjungannya dalam beberapa terakhir menyasar kepada pelaku usaha seperti kerajinan khas Jambi, songket dan batik Jambi. Seperti siang tadi Kamis (6/8/2020), istri mendiang Zulkifli Nurdin ini menyambangi Batik Jambi Berkah yang sudah ada sejak 1987. Pemiliknya adalah Mahmudah yang sudah dikenalnya sejak tahun 1999. Saat datang  ke tokonya yang berada di Simpang Pulai, Sipin, Ratu kagum dengan kemajuan usaha Batik Jambi Berkah. Apalagi tak hanya produksi bahan batik saja tapi juga ke produk jadi batik berupa pakaian jadi yang menjadi rancangannya sendiri. Saat ditemui usai sikaturahmi, Kader PDI Perjuangan ini mengatakan Jambi sangat beruntung diwarisi salah satu tradisi yang mampu beradaptasi dengan segala zaman. "Batik Jambi mempunyai kekhasan yang tidak terdapat di daerah lainnya, motif , warna. Butuh sangat orang-orang yang peduli menjaga dengan sepenuh hati. Bu Mahmudah memilih terjun di batik sejak 1987 dab saya mengenalnya sebagai pribadi yang gigih sejak 1999. Tidak heran jika sekarang banyak kemajuan yang dicapai, ditambah putra-putri beliau yang sangat support," katanya. Ia mengaku senang bersilaturahmi dan melihat langsung proses produksi. "Menyenangkan sekali, saya bisa berjumpa lagi setelah sekian tahun tidak bertemu. Saya sangat mendorong kreativitas Bu Mahmudah & putra-putrinya yang shaleh & shalehah," pungkasnya.(sm)

Beranda Belanja Artikel
Keranjang
Kontak