Artikel & Wawasan
Mengenal Batik Jambi
Temukan kisah di balik setiap motif, filosofi mendalam, dan cara merawat batik Anda agar tetap indah.
Karya Nyata Fest Vol 4.0
Karya Nyata Festival merupakan upaya untuk mendorong usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) agar dapat terus berkembang hingga menembus pasar global.Karya Nyata Festival Vol.4 yang merupakan salah satu program dari Kementerian BUMN melalui Rumah BUMN Jambi yang merupakan mitra binaan PLN Unit Induk Sumatera Selatan, Jambi, dan Bengkulu (UID SJB) menggelar Manual Brew Competition pada tanggal 15 sd 17 Desember 2023. Kompetisi ini mencerminkan komitmen Rumah BUMN Jambi untuk terlibat aktif dalam komunitas lokal, mendukung para pelaku UMKM dan memberdayakan para barista berbakat di wilayah Jambi.Karya Nyata Festival yang diselenggarakan di Halaman GOR Kota Jambi ini diikuti sebanyak 154 pelaku UMKM yang berasal dari Kabupaten/Kota di seluruh Provinsi Jambi. Event ini juga dihadiri oleh Gubernur Jambi, Bapak Alharis yang sekaligus meresmikan acara tersebut. Selain mengikuti pameran, Batik Jambi Berkah bersama Rifdatul Khoiro juga mengikuti rangkaian runaway Fashion Show. Pada kali ini, Rifda mengeluarkan koleksi bertema "The Drama" dengan nuansa batik hitam dan merah.
Baca Selengkapnya
IN2MF Jakarta
Indonesia International Modest Fashion Festival (IN2MF) merupakan festival fashion show terbesar dengan skala internasional yang mencakup berbagai kegiatan, baik pre-event (pendampingan, workshop, gathering, dan kurasi) serta main event (pameran dagang, fashion show, kompetisi, talk show, business matching, dan FGD) yang berkolaborasi dengan KemenKUKM, Bank Indonesia, dan mitra strategis sektor fesyen. Fashion show menghadirkan produk-produk designer Indonesia dan internasional yang menggunakan bahan lokal, seperti songket, tenun, eco print, tenun ATBM, lurik, tapis, tie-dye, sasirangan, indigo, bordir, tenun ikat, jumputan, dan rajutan dengan muatan pesan dalam tema: local product, global look. Dalam acara pembukaan IN2MF 2023 ditampilkan pula fashion show bertema “The Future Modest Fashion” yang menunjukkan karya desainer dan UMKM wastra dari berbagai daerah telah naik kelas dan siap untuk mendunia. Koleksi tersebut merupakan hasil kolaborasi antara UMKM binaan Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) di sejumlah wilayah dan Dewan Industri Kreatif Syariah (IKRA) Indonesia yaitu Ali Charisma, Itang Yunasz, dan Wignyo Rahadi. Parade modest wear yang memperlihatkan keragaman wastra Indonesia ini diawali dengan koleksi dari Batik Jambi Berkah by Rifdatul Khoiro persembahan KPw BI Provinsi Jambi dengan menampilkan koleksi terbaru hasil karya Rifdatul Khoiro yang menyulap Batik Jambi menjadi lebih modern dengan menggunakan bahan katun sutra dengan motif batik khas Jambi. Selain mengikuti runaway fashion show, Batik Jambi Berkah juga membuka booth dengan membawa produk unggulan dari Batik Jambi Berkah seperti kain batik hingga pakaian ready to wear.
Baca
Adiwastra Nusantara Indonesia
Adiwastra Nusantara 2024 yang bertemakan 'Ragam Wastra Indonesia, Pesona Budaya Nusantara' diselenggarakan di Gedung Jakarta Convention Center Hall A selama 4 hari yaitu pada tanggal 15 hingga 19 Mei 2024. Banyak inovasi baru yang diciptakan oleh pelaku wastra yang mengikuti pagelaran Adiwastra tahun ini dengan menghadirkan motif batik dan tenun baru, sehingga banyak memberikan warna baru bagi pecinta wastra yang datang berkunjung. Batik Jambi Berkah berkesempatan hadir untuk mengisi booth pameran pada event Adiwastra Nusantara dengan support dari Bank Indonesia KPw Jambi. Selama pameran berlangsung, banyak turis asing yang berasal dari luar negeri tertarik dengan keunikan dari motif dan warna kain batik jambi. Tidak hanya sekedar melihat, para turis yang berasal dari berbagai negara seperti Jepang juga turut membeli kain batik jambi.
Baca
IN2MF Jakarta
Batik Jambi Berkah kembali mendapat kesempatan untuk mengikuti rangkaian kegiatan di IN2MF Jakarta yang diselenggarakan di Jakarta Convention Centre pada bulan November 2024 dengan support dari Bank Indonesia KPw Jambi. Selain mengikuti runaway fashion show, Batik Jambi Berkah juga membuka booth pameran dengan membawa produk unggulan seperti kain batik dan kain ecotik.
BacaKarya Kreatif Indonesia (KKI) 2025
Pesona Batik Ecoprint Jambi Berkah: Inovasi Ramah Lingkungan di Karya Kreatif Indonesia 2025Jakarta Convention Center (JCC) Hall B kembali menjadi saksi bisu kebangkitan industri kreatif Indonesia. Pada 7-10 Agustus 2025, pameran akbar Karya Kreatif Indonesia (KKI) 2025 yang digagas oleh Bank Indonesia, hadir membawa ratusan produk UMKM unggulan dari seluruh penjuru negeri. Di antara gemerlap wastra dan kerajinan tangan terbaik, hadir sebuah nama yang membawa kebanggaan Jambi: Batik Jambi Berkah, yang kini hadir dengan inovasi menawan: batik ecoprint.Keikutsertaan Batik Jambi Berkah dalam ajang bergengsi ini menjadi bukti nyata bahwa wastra Jambi memiliki tempat yang strategis di kancah nasional. Di bawah bimbingan dan dukungan dari Bank Indonesia, Batik Jambi Berkah menampilkan karya-karya terbaiknya yang tak hanya memukau mata, tetapi juga kaya akan makna dan pesan keberlanjutan.Merajut Makna dalam Setiap MotifKehadiran Batik Jambi Berkah di KKI 2025 ini menjadi momen istimewa karena mereka memperkenalkan perpaduan unik antara teknik ecoprint dengan motif batik tradisional Jambi. Ecoprint, sebuah teknik pewarnaan ramah lingkungan yang memanfaatkan pigmen alami dari daun, bunga, dan batang pohon, kini berkolaborasi dengan canting dan lilin batik. Hasilnya? Karya wastra yang memadukan keindahan alam dengan kekayaan budaya.Salah satu koleksi yang mencuri perhatian adalah kain ecoprint yang menampilkan jejak daun dan bunga di atas kain, kemudian dipercantik dengan motif batik khas Jambi, seperti Angso Duo dan Durian pecah. Kombinasi ini menciptakan sebuah produk yang tidak hanya estetis dan artistik, tetapi juga menceritakan dua narasi yang berbeda namun saling melengkapi: alam sebagai sumber inspirasi dan tradisi sebagai jiwa yang menghidupkannya.Mendorong UMKM Jambi Naik KelasInovasi ecoprint yang dipadukan dengan batik ini menunjukkan komitmen Batik Jambi Berkah untuk terus berkembang dan relevan. Ini adalah langkah konkret dalam mendukung UMKM agar tidak hanya bertahan, tetapi juga berkembang dan bersaing di pasar global. Partisipasi di KKI 2025 membuka peluang bagi Batik Jambi Berkah untuk menjangkau pasar yang lebih luas, berjejaring dengan pelaku usaha lain, dan mendapatkan eksposur media yang masif.Melalui pameran ini, Batik Jambi Berkah berhasil menunjukkan bahwa batik bukan lagi sekadar kain tradisional, tetapi juga produk fesyen yang relevan, modern, dan memiliki cerita yang kuat. Sebuah kebanggaan bagi Jambi, di mana warisan budaya leluhur terus hidup dan berinovasi di tangan-tangan kreatif para pelaku UMKM, sambil tetap menjaga kelestarian lingkungan.
BacaCara Perawatan Batik Jambi
1. Mencuci Batik dengan Tepat Pilih Bahan Pencuci yang Tepat: Hindari deterjen biasa karena kandungan kimianya yang keras dapat merusak serat dan memudarkan warna batik, terutama batik tulis dengan pewarna alami. Gunakan sabun khusus batik yang lembut atau bahan alami seperti lerak. Jika sulit menemukannya, sampo rambut yang lembut bisa menjadi alternatif. Cuci dengan Tangan: Ini adalah cara terbaik untuk mencuci batik. Kucek dengan lembut, terutama di bagian yang kotor. Hindari penggunaan sikat dan jangan memeras batik terlalu kuat, cukup remas-remas perlahan. Mencuci dengan Mesin Cuci: Jika harus menggunakan mesin cuci, pastikan Anda menggunakan mode putaran yang paling lembut ("delicate" atau "handwash"). Masukkan batik ke dalam kantong cuci (laundry bag) untuk melindunginya dari gesekan dengan pakaian lain atau resleting. 2. Mengeringkan dan Menyetrika Jemur di Tempat Teduh: Sinar matahari langsung adalah musuh utama batik karena dapat membuat warnanya cepat pudar. Jemurlah batik di tempat yang teduh, cukup diangin-anginkan hingga kering. Hindari Setrika Langsung: Baliklah kain batik saat menyetrika, yaitu setrika bagian dalam kain. Jika tetap ingin menyetrika bagian luar, gunakan selembar kain tipis sebagai alas. Setel suhu setrika ke tingkat paling rendah atau sedang agar tidak merusak serat kain. 3. Menyimpan Batik Gantung, Jangan Dilipat: Melipat batik terlalu lama dapat meninggalkan bekas lipatan yang sulit dihilangkan dan merusak serat kain. Gantunglah batik di dalam lemari. Gunakan Bahan Alami: Hindari menggunakan kamper atau kapur barus karena kandungan kimianya juga bisa merusak warna batik. Sebagai gantinya, Anda bisa meletakkan beberapa butir lada putih atau akar wangi yang dibungkus kain tipis di dalam lemari untuk mengusir serangga. Pastikan Kering Sempurna: Sebelum disimpan, pastikan batik benar-benar kering. Menyimpan batik dalam keadaan lembap akan membuatnya berjamur dan berbau tidak sedap. Dengan mengikuti tips ini, Anda bisa menjaga koleksi batik Anda tetap awet dan indah selama bertahun-tahun.
BacaCara Merawat Batik
Mencuci Batik dengan Tepat Pilih Bahan Pencuci yang Tepat: Hindari deterjen biasa karena kandungan kimianya yang keras dapat merusak serat dan memudarkan warna batik, terutama batik tulis dengan pewarna alami. Gunakan sabun khusus batik yang lembut atau bahan alami seperti lerak. Jika sulit menemukannya, sampo rambut yang lembut bisa menjadi alternatif. Cuci dengan Tangan: Ini adalah cara terbaik untuk mencuci batik. Kucek dengan lembut, terutama di bagian yang kotor. Hindari penggunaan sikat dan jangan memeras batik terlalu kuat, cukup remas-remas perlahan. Mencuci dengan Mesin Cuci: Jika harus menggunakan mesin cuci, pastikan Anda menggunakan mode putaran yang paling lembut ("delicate" atau "handwash"). Masukkan batik ke dalam kantong cuci (laundry bag) untuk melindunginya dari gesekan dengan pakaian lain atau resleting. Mengeringkan dan Menyetrika Jemur di Tempat Teduh: Sinar matahari langsung adalah musuh utama batik karena dapat membuat warnanya cepat pudar. Jemurlah batik di tempat yang teduh, cukup diangin-anginkan hingga kering. Hindari Setrika Langsung: Baliklah kain batik saat menyetrika, yaitu setrika bagian dalam kain. Jika tetap ingin menyetrika bagian luar, gunakan selembar kain tipis sebagai alas. Setel suhu setrika ke tingkat paling rendah atau sedang agar tidak merusak serat kain. Menyimpan Pastikan Kering Sempurna: Sebelum disimpan, pastikan batik benar-benar kering. Menyimpan batik dalam keadaan lembap akan membuatnya berjamur dan berbau tidak sedap. Gantung, Jangan Dilipat: Melipat batik terlalu lama dapat meninggalkan bekas lipatan yang sulit dihilangkan dan merusak serat kain. Gantunglah batik di dalam lemari. Gunakan Bahan Alami: Hindari menggunakan kamper atau kapur barus karena kandungan kimianya juga bisa merusak warna batik. Sebagai gantinya, Anda bisa meletakkan beberapa butir lada putih atau akar wangi yang dibungkus kain tipis di dalam lemari untuk mengusir serangga.
BacaMOTIF BATIK ANGSO DUO
Menurut sejarah, pada era kerajaan Jambi, Orang Kayo Hitam sebagai pemegang Keris Siginjei yang menjadi lambang keagungan Kerajaan Jambi berhasil mengalahkan Temenung Merah Mato, seorang sakti daerah Air Hitam, Pauh. Kemudian Orang Kayo Hitam menikahi anak Sang Temerunggung yaitu Putri Mayang Mangurai setelah berhasil memenuhi syarat hantaran yang diminta. Setelah menikah, mengikuti pesan ayah mertua, Orang Kayo Hitan dan Mayang Mengurai berusaha menemukan daerah pilihan untuk dijadikan Kerajaan dengan cara mengikuti sepasang Itik Besar (Angso Duo), milir batang Tembesi dan Batang Hari. Kemudian angso itu setelah beberapa kali milir turun kedarat ke beberapa tempat, akhirnya ketika di dekat Pulau Pandan, angso duo tersebut naik ke darat, mandi tanah (mupur) di daerah itu kemudian menghilang. Sesuai pesab Temenggung Merah Mato, disanalah tempat yang terpilih untuk membangun negeri (Tanah Pilih). Lokasi ini berada di kota Jambi, di pinggiran Sungai Batang Hari yang kini menjadi kompleks Mesjid Agung Al-Falah Jambi (Mesjid Seribu Tiang) dan merupakan dasr dari semboyan Kota Jambi yaitu "Tanah Pilih Pusako Bertuah". Kini, lambang angso duo telah diabadikan ke dalam logo Kota Jambi. Posisi penting sejarah angso duo ini telah mendorong para pengrajin batik mengkreasikan motif Angso Duo ke dalam khazanah Batik Jambi. Angso Duo sebagai simbol daerah Jambi telah menjadi milik bersama sehingga pencipta motif Angso Duo tidak diketahui (anonim). Motif batik Angso Duo dilukiskan dengan objek dua angsa yang saling beriringan, saling berhadapan dan lain sebagainya. Motif ini memiliki beberapa variasi, seperti Angso Duo beriringan, Angso Duo berhadapan dan sebagainya. Tidak menutup kemungkinan dikombinasikan dengan motif lainnya seperti motif Kapal Sangga, Durian Pecah, dan lain-lain. Pewarnaan motif Angso Duo tidak warna baku. Namun seperti motif batik Jambi lainnya, warna yang biasa digunakan ialah warna yang cerah dan tegas. Motif Angso Duo tergolong motif fauna yang melegenda dan sarat dengan nilai-nilai sejarah, terutama sejarah Kota Jambi "Tanah Pilih Pusako Bertuah". Motif ini memiliki kandungan pesan yang cukup mendalam yaitu nilai kegigihan dan kesabaran dalam berusaha, serta nilai keselarasan antara sesama makhluk Tuhan.
BacaSEJARAH BATIK JAMBI BERKAH
Nama "Berkah" sendiri merupakan perpaduan harmonis dari kata-kata yang mendalam, dipilih dengan cermat untuk mewujudkan makna yang lebih dalam. Berkah berdiri untuk Bersama (Together), Keluarga (Family), Akan (will), dan Harmonis (Harmonious) Didorong oleh cinta dan kekaguman terhadap Batik Indonesia, khususnya Batik Jambi, pendiri bisnis kami, Mahmuda, mendirikan Batik Berkah di 1987 dengan tujuan mulia - melestarikan seni Batik Jambi dan menanamkan nilai-nilai budaya dan simbol ikonik Jambi ke dalam kehidupan sehari-hari. Di Batik Berkah, kami percaya bahwa Batik memiliki kekuatan transformatif - lebih dari sekedar pakaian dan menjadi media ekspresi dan identitas budaya. Misi kami adalah memastikan bahwa masyarakat tidak hanya terus memakai Batik tetapi juga mengembangkan kecintaan dan apresiasi yang mendalam terhadapnya, khususnya Batik Jambi. Sebagai salah satu warisan dunia yang diakui oleh UNESCO, Batik memiliki arti penting dan makna yang sangat khusus bagi Indonesia. Perpaduan yang harmonis antara budaya, nilai-nilai luhur, kepraktisan, seni, dan penerapan teknologi dalam proses penciptaannya. Setiap daerah di Indonesia menampilkan budaya yang unik dan beragam, yang mempengaruhi motif, ciri, dan bentuk batik yang dihasilkan. Kekayaan budaya ini juga terlihat di provinsi Jambi yang terletak di pulau Sumatera, di mana nilai-nilai dan tradisi yang mendalam tertanam dalam kehidupan sehari-hari masyarakatnya. Batik Berkah adalah pengrajin batik ternama dengan segudang pengalaman dalam membatik dengan berbagai teknik, menghasilkan berbagai macam produk siap pakai. Didorong oleh kecintaan dan hasrat yang mendalam terhadap dunia seni dan keinginan untuk mengintegrasikan budaya Jambi ke dalam kehidupan sehari-hari, Batik Berkah muncul sebagai perintis perusahaan Batik, menciptakan produk modis yang memadukan Batik asli Jambi dengan modernisasi, menarik khalayak luas.
Baca